Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 1 (2026)

Peran Agen Anestesi Dalam Disfungsi Kognitif Pasca Operasi: Systematic Literature Review

Seroja (Universitas Harapan Bangsa)
Made Suandika (Universitas Harapan Bangsa)
Febi Septiani (Universitas Harapan Bangsa)



Article Info

Publish Date
11 Jan 2026

Abstract

Disfungsi kognitif pasca operasi (Postoperative Cognitive Dysfunction/POCD) merupakan komplikasi umum, khususnya pada pasien usia lanjut yang menjalani prosedur bedah besar dengan anestesi umum. POCD dapat menyebabkan gangguan memori, konsentrasi, dan orientasi yang berdampak pada peningkatan morbiditas dan mortalitas. Jenis agen anestesi diduga berperan dalam kejadian POCD, namun bukti yang ada masih bervariasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peran agen anestesi terhadap kejadian POCD melalui kajian sistematis literatur berbasis bukti. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review berdasarkan panduan PRISMA Flow. Pencarian dilakukan pada artikel penelitian primer berbahasa Inggris dan Indonesia yang diterbitkan antara tahun 2019–2024. Artikel yang relevan dievaluasi kualitasnya menggunakan instrumen JBI Critical Appraisal Tool dan dianalisis menggunakan pendekatan PICO. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa anestesi intravena seperti propofol lebih banyak dikaitkan dengan penurunan risiko POCD dibandingkan anestesi inhalasi seperti sevoflurane atau isoflurane. Propofol memiliki efek perlindungan dengan cara memodulasi neurotransmitter, menekan pelepasan sitokin proinflamasi, serta onset dan pemulihan yang cepat. Kombinasi dengan agen seperti dexmedetomidine dan S-ketamin juga menunjukkan peningkatan kualitas pemulihan dan perlindungan kognitif. Kesimpulan dari literature ini adalah jenis dan kombinasi agen anestesi memengaruhi kejadian POCD. Propofol dan pendekatan multimodal anestesi menunjukkan potensi dalam menurunkan risiko POCD, terutama pada populasi lansia. Pemilihan agen anestesi perlu dipersonalisasi berdasarkan faktor usia, jenis operasi, dan kondisi pasien.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...