Pendahuluan: Atlet Kempo sering mengalami cedera, sehingga penting bagi atlet untuk memiliki pengetahuan yang memadai dalam melakukan penanganan awal cedera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan atlet Kempo Riau terkait penanganan cedera berbasis metode RICE. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan 62 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dianalisis menggunakan metode statistik univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan atlet Kempo terkait metode RICE berada di kategori baik, dimana 56 atlet (90,3%) memiliki pengetahuan yang baik, 5 atlet (8,1%) memiliki pengetahuan sedang, dan hanya 1 atlet (1,6%) yang memiliki pengetahuan kurang terkait metode RICE. Spesifiknya, pada kategori Rest, 85,5% atlet berpengetahuan baik dan 14,5% atlet berpengetahuan cukup. Pada kategori Ice, 82,3% atlet berpengetahuan baik, 16,1% atlet berpengetahuan cukup dan 1,6% atlet berpengetahuan kurang. Selanjutnya pada kategori Compression, 75,8% atlet berpengetahuan baik, 19,4% atlet berpengetahuan cukup dan 4,8% atlet berpengetahuan kurang. Pada kategori Elevation, 80,6% atlet berpengetahuan baik, 14,5% atlet berpengetahuan cukup dan 4,8% atlet berpengetahuan kurang. Kesimpulan: Mayoritas tingkat pengetahuan atlet Kempo di Riau mengenai metode RICE dalam penanganan cedera berkategori baik. Disarankan keterlibatan dari perawat tim medis atlet atau perawat kegawat daruratan untuk bisa lebih memberi pemahaman lagi terkait dengan penanganan cedera berbasis metode RICE.
Copyrights © 2026