Hipertensi merupakan salah satu penyakit degenaratif yang sering dialami oleh Masyarakat indosesia. Banyak diantaranya yang menderita hipertensi tidak hanya menyerang orang tua saja, tapi juga menyerang anak usia muda karena faktor pola makan dan pola hidup tidak sehat. Tindakan yang dilakukan untuk menanggulangi dan mengobati pasien atau penderita hipertensi, tidak hanya dengan obat farmakologis saja, tetapi juga dengan cara non farmakologis salah satunya menerapkan pola hidup yang sehat yaitu dengan melakukan aktivitas fisik seperti jalan kaki. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian quasy experiment dengan menggunakan pendekatan Pretest post test control group design. Variabel independen penelitian yaitu aktivitas fisik jalan kaki. Variabel dependen yaitu tekanan darah. Populasi penelitian yaitu pasien Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tambakrejo Kabupaten Jombang dengan jumlah sebanyak 150 pasien. Sampel diambil dengan teknik Non probability sampling dengan teknik purposive sampling sebanyak 30 responden dengan penentuan menggunakan rumus minimal besar sampel yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan lembar observasi dan dianalisa dengan uji paired t test. Hasil uji paired t test menunjukkan nilai signifikansi kedua kelompok ρ = 0,000 < α = 0,05 sehingga H1 diterima berarti terdapat Pengaruh aktivitas fisik jalan kaki 30 menit terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tambakrejo Kabupatan Jombang.
Copyrights © 2026