Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Aktivitas Fisik Jalan Kaki 30 Menit Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambakrejo Kabupaten Jombang Yulia Ervianti; Tiara Fatma Pratiwi; Niafatun Nofiah; Luxman Nul Khakim```
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.489

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degenaratif yang sering dialami oleh Masyarakat indosesia. Banyak diantaranya yang menderita hipertensi tidak hanya menyerang orang tua saja, tapi juga menyerang anak usia muda karena faktor pola makan dan pola hidup tidak sehat. Tindakan yang dilakukan untuk menanggulangi dan mengobati pasien atau penderita hipertensi, tidak hanya dengan obat farmakologis saja, tetapi juga dengan cara non farmakologis salah satunya menerapkan pola hidup yang sehat yaitu dengan melakukan aktivitas fisik seperti jalan kaki. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian quasy experiment dengan menggunakan pendekatan Pretest post test control group design. Variabel independen penelitian yaitu aktivitas fisik jalan kaki. Variabel dependen yaitu tekanan darah. Populasi penelitian yaitu pasien Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tambakrejo Kabupaten Jombang dengan jumlah sebanyak 150 pasien. Sampel diambil dengan teknik Non probability sampling dengan teknik purposive sampling sebanyak 30 responden dengan penentuan menggunakan rumus minimal besar sampel yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan lembar observasi dan dianalisa dengan uji paired t test. Hasil uji paired t test menunjukkan nilai signifikansi kedua kelompok ρ = 0,000 < α = 0,05 sehingga H1 diterima berarti terdapat Pengaruh aktivitas fisik jalan kaki 30 menit terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tambakrejo Kabupatan Jombang.
Efektivitas Senam Kaki Diabetik sebagai Terapi Nonfarmakologis dalam Menurunkan Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Tembelang Kabupaten Jombang Tiara Fatma Pratiwi; Yulia Ervianti; Luxman Nul Khakim; Niafatun Nofiah
KOLONI Vol. 5 No. 3 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v5i3.1075

Abstract

  Diabetes melitus is a chronic metabolic disease characterized by increased blood glucose levels (hyperglycemia) due to impaired insulin secretion or action. Instability of blood glucose levels is caused by pancreatic dysfunction and the use of insulin or oral glycemic drugs, resulting in the amount of insulin produced by pancreatic beta cells being unable to meet normal metabolic needs. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of Diabetic Foot Exercise as a Non-pharmacological Therapy in Reducing Blood Glucose Levels in Type 2 Diabetes melitus Patients in the Tembelang Community Health Center Working Area, Jombang Regency. This research method used a Pre-experimental design with a One-Group Pre-Posttest Design. The study was conducted in June 2026 in the Tembelang Community Health Center Working Area, Jombang Regency. The sample consisted of 36 respondents selected using a purposive sampling technique. Data collection was carried out using an observation sheet and analyzed using a paired t-test. The results showed a decrease in blood glucose levels to an average of 242.69 mg/dL. Diabetic Foot Exercise as a Non-pharmacological Therapy is effective in reducing blood glucose levels in Type 2 Diabetes melitus sufferers.