Dismenore atau nyeri menstruasi merupakan kontraksi otot rahim yang berlebihan selama menstruasi. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas dan menurunkan konsentrasi belajar. Pengetahuan dan sikap remaja terhadap dismenore berperan penting dalam menentukan bagaimana mereka merespons dan mengelola nyeri menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri tentang dismenore dengan sikap dalam penanganan dismenore. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan korelasional tanpa pemberian intervensi. Populasi sekaligus sampel berjumlah 65 siswi kelas VII, VIII, IX yang sudah menstruasi dan mengalami dismenore primer, analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan SPSS. Hasil uji statistik menggunakan uji chi square antara tingkat pengetahuan dengan sikap remaja putri dalam penanganan dismenore, diperoleh nilai p-value sebesar 0,061 dimana nilai p-value tersebut lebih besar dari α (>0,05) yang artinya H0 diterima, sehingga secara statistik tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap remaja putri dalam penanganan dismenore. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap remaja putri dalam penanganan dismenore di MTs Miftahul Jannah Daerah Aliran Sungai Kahayan Kota Palangka Raya
Copyrights © 2026