Nyeri Mestruasi merupakan nyeri menstruasi tanpa kelainan patologis yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar serta kualitas hidup. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan nyeri adalah akupresure pada titik SP6 (Sanyinjiao). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akupresure titik SP6 (Sanyinjiao) terhadap intensitas nyeri menstruasi pada remaja putri di SMK Diponegoro Tumpang Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 48 siswi, dengan sampel sebanyak 43 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intensitas nyeri menstruasi diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) Pre dan Post pemberian Perlakuan akupresure SP6. Perlakuan dilakukan pada hari pertama menstruasi selama 3 menit pada masing-masing kaki. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dengan tingkat signifikansi α = 0,001. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pre Perlakuan sebagian besar responden mengalami nyeri sedang sebanyak 25 responden (58,1%) dan nyeri berat sebanyak 18 responden (41,9%), dengan nilai rata-rata skala nyeri sebesar 6,98. Setelah diberikan Perlakuan akupresure SP6, sebagian besar responden mengalami intenitas menjadi nyeri ringan sebanyak 28 responden (65,1%) dan nyeri sedang sebanyak 15 responden (34,9%), dengan nilai rata-rata skala nyeri menurun menjadi 3,72. Hasil uji paired t-test diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pemberian akupresure SP6 (Sanyinjiao) terhadap intensitas nyeri menstruasi pada remaja putri. Kesimpulan penelitian ini adalah akupresure SP6 (Sanyinjiao) efektif dalam menurunkan intensitas nyeri menstruasi dan dapat dijadikan sebagai alternatif terapi non-farmakologis yang aman, mudah, serta dapat dilakukan secara mandiri oleh remaja putri.
Copyrights © 2026