Latar Belakang: Luka perineum dialami oleh sebagian besar ibu bersalin pervaginam (75- 83%) di Indonesia dan dapat menyebabkan infeksi nifas jika tidak dirawat dengan benar. Pengetahuan dan sikap merupakan faktor kunci yang menentukan perilaku ibu dalam melakukan perawatan luka secara mandiri untuk mencegah komplikasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu nifas dengan perawatan luka perineum di PMB Rita Ariyani, Amd.Keb. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu nifas di PMB Rita Ariyani, dengan jumlah sampel 35 orang yang diambil melalui teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, dan analisis data dilakukan secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup (65,7%) dan sikap cukup (57,1%). Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan praktik perawatan luka perineum. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap ibu nifas dengan perawatan luka perineum di PMB Rita Ariyani, Amd.Keb. Petugas kesehatan disarankan untuk meningkatkan edukasi perawatan luka guna menekan angka infeksi masa nifas.
Copyrights © 2026