Latar Belakang: Cedera bahu merupakan salah satu cedera muskuloskeletal pada sendi bahu yang sangat sering terjadi pada atlet yang memiliki teknik gerakan overhead berulang seperti pemain bola voli. Latihan yang terlalu padat juga salah satu penyebab terjadinya cedera terhadap atlet bola voli. Tingginya volume latihan baik dari durasi latihan, frekuensi latihan, dan intensitas latihan akan memberikan dampak besar pada tekanan mekanik yang diterima oleh struktur bahu. Cedera bahu pada pemain bola voli merupakan masalah serius yang dapat menurunkan fungsi ekstremitas atas serta dapat membatasi dalam latihan maupun pertandingan. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara volume latihan terhadap risiko cedera bahu pada pemain bola voli. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan quantitative correlation dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel 67 orang. Alat ukur menggunakan angket kuesioner The Oslo Sports Trauma Research Center (OSTRC). Analisis data menggunakan Spearman rank. Hasil: Hasil analisis Hubungan antara Volume Latihan terhadap Risiko Cedera Bahu dengan menggunakan uji Spearman rank didapatkan hasil nilai p=0,047 (p<0,05) maka, dapat diartikam bahwa ada hubungan yang signifikan antara volume latihan dengan risiko cedera bahu. Hasil nilai koefisien korelasi sebesar 0,244 dengan kategori tingkat hubungan yang sangat lemah. Kesimpulan: Ada hubungan antara Volume Latihan terhadap Risiko Cedera Bahu pada Pemain Bola Voli. Saran: Mengidentifikasi faktor risiko lain yang dapat mempengaruhi cedera bahu serta perlu adanya edukasi untuk pemain bola voli.
Copyrights © 2026