Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia. Pasien pasca stroke sering mengalami penurunan kekuatan otot akibat gangguan sistem saraf yang mengontrol fungsi motorik. Salah satu metode rehabilitasi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekuatan otot adalah latihan motorik halus menggunakan handgrip. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas latihan motorik halus menggunakan handgrip terhadap kekuatan otot pada pasien pasca stroke iskemik. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur pada bulan Maret 2025. Sampel penelitian berjumlah 15 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran kekuatan otot dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon dengan bantuan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden memiliki kekuatan otot kategori sedang sebanyak 12 orang (80%). Setelah diberikan latihan handgrip terjadi peningkatan kekuatan otot dimana 4 responden (26,7%) berada pada kategori kuat. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,046 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Latihan motorik halus menggunakan handgrip efektif dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien pasca stroke iskemik di wilayah kerja Puskesmas Martapura Timur.
Copyrights © 2026