PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia)
Jurnal Pharmacy, Vol. 20 No. 02 Desember 2023

Peningkatan Performa Self Nanoemulsifying Drug Delivery System Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) Menggunakan Metode Emulsifikasi Ultrasonic

Esri Rusminingsih (Universitas Muhammadiyah Klaten)
Hardhono Susanto (

Department of Physiology Anatomy, Faculty of Medicine, Diponegoro University, Semarang, Central Java, Indonesia

)

Diana Nur Afifah (

Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Diponegoro University, Central Java, Indonesia

)

Ronny Martien (

Departement of Pharmaceutics, Faculty of Pharmacy, Gadjah Mada University, Yogyakarta, Central Java, Indonesia

)

Yance Anas (Department of Chemical Engineering, Faculty of Engineering, Department of Pharmacy, Faculty of Pharmaceutic, Wahid Hasyim University, Semarang, Central Java, Indonesia)



Article Info

Publish Date
18 Sep 2023

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera Lam) diketahui mengandung polifenol yang tinggi berupa asam fenolat, flavonoid, dan glukosinolat yang telah terbukti memiliki aktivitas hipoglikemik. Studi menunjukkan bahwa 40% senyawa alami memiliki kelarutan yang rendah dalam air, yang memengaruhi bioavailabilitas senyawa alami dalam tubuh. Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) merupakan sistem penghantaran obat yang dapat meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas obat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja formulasi SNEDDS ekstrak daun kelor. Metode: Penelitian ini terdiri dari 3 tahap yaitu preparasi ekstrak, preparasi SNEDDS, dan karakterisasi nanoemulsi. SNEDDS dibuat menggunakan metode emulsifikasi ultrasonik. Bahan formulasi SNEDDS adalah asam oleat: Tween 20: polietilen glikol (PEG) 400 dengan perbandingan 1:8:1. Ada tiga konsentrasi ekstrak daun kelor berbeda yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 75 mg, 100 mg, dan 125 mg per 3 ml dalam formula dasar SNEDDS. Formula dihomogenkan menggunakan hotplate magnetic stirrer pada suhu 400C selama 30 menit, kemudian disonikasi selama 15 menit pada suhu 400C. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata ukuran partikel pada konsentrasi 75 mg, 100 mg dan 125 mg adalah 14,40 nm, 22,99 nm dan 86,48 nm dengan polidispersitas (Pdi) masing-masing 0,41; 0,67; 0,20. Meskipun konsentrasi 125 mg memiliki rata-rata ukuran partikel terbesar yaitu 86,48 nm, namun memiliki konsentrasi ekstrak daun kelor tertinggi, Pdi terbaik dan zeta potensial -32,6 mV. Formula SNEDDS ekstrak daun kelor terbaik terdapat pada dosis 125 mg/3ml telah memenuhi parameter nanoemulsi yang dapat dikembangkan sebagai terapi komplementer dari bahan alam.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

PHARMACY

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) is a scientific journal publishing original articles research in pharmaceutical science such as Pharmaceutical Technology, Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical ...