Paparan polusi udara secara terus menerus menyebabkan berbagai macam permasalahan pada kulit wajah. Antosianin dalam ekstrak bunga rosella merah diketahui memiliki aktifitas sebagai antipolutan sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk micellar water. Micellar water yang mengandung surfaktan dan antosianin dalam ekstrak bunga rosella diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dalam pembersihan. Namun demikian perlu dilakukan pertimbangan dalam pemilihan dan penentuan konsentrasi surfaktan yang digunakan karena dapat mempengaruhi parameter fisik krusial akhir sediaan seperti pH; yang dapat mempengaruhi stabilitas sifat fisika kimia senyawa antosianin, serta viskositas dan kejernihan sediaan. PEG-6 caprylic/capryic glycerides (PEG-6 caprylic), dan disodium cocoamphodiacetate (DCC) merupakan dua surfaktan yang dapat digunakan dan dioptimasi agar menghasilkan formula optimum micellar water yang memenuhi syarat dan diharapkan dapat mempertahankan stabilitas antosianin di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimasi formula micellar water ekstrak bunga rosella dengan menggunakan kedua surfaktan tersebut. Rancangan formula optimum dibuat dengan bantuan software design expert model SLD (Simple Lattice Design). Data diolah dan dianalisis secara statistik menggunakan one-way ANOVA serta T-Test. Berdasarkan pada hasil pengujian yang telah dilakukan didapatkan formula optimum micellar water dengan PEG-6 caprylic dan DCC sebesar 6,972 % dan 4,028 % yang memiliki nilai desirabilitas 0,875. Formula optimum yang dibuat memenuhi seluruh ketentuan parameter pH, viskositas dan kejernihan dan telah diverifikasi tidak berbeda signifikan terhadap hasil prediksi formula yang sebelumnya telah dirancang.
Copyrights © 2024