Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas III B SD Negeri 118 Batu Putih yang ditandai dengan kurangnya fokus, partisipasi, dan antusiasme siswa. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang umumnya menekankan pada efektivitas media video animasi, penelitian ini menghadirkan kebaruan dengan mengkaji secara mendalam strategi implementatif guru yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, serta penyesuaian media video animasi berdasarkan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan minat belajar siswa melalui penggunaan video animasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 30 informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan minat belajar siswa terjadi melalui tiga strategi utama, yaitu: (1) penerapan media video animasi yang mengintegrasikan unsur visual, audio, dan gerak sehingga pembelajaran lebih menarik dan mudah dipahami, (2) perencanaan pembelajaran yang sistematis melalui identifikasi kebutuhan belajar dan penyediaan media yang sesuai, serta (3) penyesuaian pembelajaran dengan karakteristik siswa yang berorientasi pada pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi minat belajar siswa. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan video animasi tidak hanya berfungsi sebagai media bantu, tetapi sebagai strategi pedagogis yang adaptif dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif.
Copyrights © 2026