Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan beban kesehatan global yang terus meningkat. Hiperurisemia sering ditemukan pada pasien PGK akibat gangguan ekskresi pada ginjal dan diduga berkontribusi terhadap hipertensi, yang berperan penting dalam perkembangan dan progresivitas PGK. Namun, sampai saat ini hubungan antara kadar asam urat darah dan tekanan darah pada pasien PGK dengan hipertensi masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar asam urat darah dengan tekanan darah pada pasien penyakit ginjal kronik dengan hipertensi di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari rekam medis pasien PGK pada periode Februari 2024 - Agustus 2025. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Dari 135 pasien yang tercatat, sebanyak 30 pasien memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara kadar asam urat darah dengan tekanan darah sistolik (p = 0,932) maupun dengan tekanan darah diastolik (p = 0,423). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kadar asam urat darah dengan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik, pada pasien penyakit ginjal kronik dengan hipertensi.
Copyrights © 2026