In recent years, there has been an increase in the prevalence of emotional disorders both in the world and in Indonesia. The presence of Third-Wave therapies is rapidly growing due to their effectiveness in treating various emotional disorders. Therapies such as Acceptance and Commitment Therapy (ACT) and Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) provide space for individuals to adapt to negative feelings and thoughts without avoiding them. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) with Scopus reputable journal criteria from one to three within the last 10 years, the use of PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses), which aims to get a quality understanding based on quality-tested sources. The result is that psychological flexibility in Third-Wave refers to an individual's ability to adapt to thoughts and feelings without getting stuck in internal experiences and maladaptive behavior patterns by not trying to change or fight them. Thus, one of the main components of the Third-Wave is Psychological Flexibility. This research also shows that the impact of the Third-Wave is not only to reduce symptoms or disorders but also to improve quality of life. Individuals who can accept things as they are, manage stress and anxiety in a better way. AbstrakPada beberapa tahun terakhir, terjadinya peningkatan prevalensi gangguan emosional baik di dunia maupun di Indonesia. Hadirnya terapi gelombang ketiga (Third-Wave) yang pesat berkembangnya di karena efektifitasnya dalam menangani berbagai gangguan emosional. Terapi seperti Acceptance and Commitment Therapy (ACT) dan Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) yang dimana dalam terapi ini memberikan ruang bagi individu untuk beradaptasi dengan perasaan dan pikiran negatif tanpa menghindarinya. Metode yang digunakan merupakan Systematic Literature Review (SLR) dengan kriteria Jurnal bereputasi Scopus dari 1 sampai 3 dalam rentang waktu 10 tahun terakhir, penggunaan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) yang bertujuan agar mendapatkan pemahaman yang berkualitas berdasarkan sumber yang teruji kualitasnya. Hasil dalam penelitian ini didapatkan bahwa fleksibilitas psikologis pada Third-Wave yang mengacu pada kemampuan individu untuk beradaptasi dengan pikiran dan perasaan tanpa terjebak pada pengalaman internal dan pola perilaku yang maladaptive dengan tidak berusaha mengubah atau melawannya. Sehingga salah satu komponen utama dalam Third-Wave adalah Psychological Flexibility. Penelitian ini juga menunjukkan dampak dari Third-Wave tidak hanya mengurangi gejala atau gangguan saja tetapi juga meningkatkan kualitas hidup. Individu yang dapat menerima apa adanya, mengelola stress dan kecemasan dengan cara yang lebih baik.
Copyrights © 2025