Nikotin merupakan senyawa alkaloid utama dalam tembakau yang bersifat adiktif dan berpengaruh terhadap karakteristik sensori rokok. Penentuan kadar nikotin secara akurat diperlukan untuk mengontrol kualitas dan keamanan produk tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan validasi metode Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC–MS) dalam penetapan kadar nikotin pada produk tembakau rokok x. Sampel tembakau dikeringkan, digiling halus, kemudian diekstraksi menggunakan metanol dengan bantuan sonikasi selama 15 menit. Filtrat hasil ekstraksi disaring menggunakan membran 0,22 µm dan dianalisis menggunakan GC–MS dengan kolom SH-5MS (30 m × 0,25 mm × 0,25 µm). Suhu oven diatur bertahap dari 50°C hingga 280°C dengan gas pembawa helium bertekanan 1 mL/menit. Hasil validasi menunjukkan linearitas yang sangat baik pada rentang 1–60 ppm dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,9979. Nilai akurasi %recovery rata-rata 100,16 %, sementara presisi RSD 0,30 % kurang dari 2%. Batas deteksi (LOD) dan batas kuantitasi (LOQ) diperoleh masing-masing sebesar 2,5 g/g dan 7,8 g/g. Identifikasi spektrum massa menunjukkan nilai Similarity Index (SI) sebesar 96% terhadap pustaka referensi NIST, mengonfirmasi keberadaan nikotin secara spesifik. Berdasarkan hasil tersebut, metode GC–MS ini dinyatakan valid, sensitif, akurat, dan presisi, sehingga layak diterapkan untuk analisis kuantitatif nikotin dalam produk tembakau komersial seperti rokok x..
Copyrights © 2026