Atonia uteri diidentifikasi sebagai etiologi yang mendasari hingga 80% kasus perdarahan pasca persalinan. Grandemultipara merupakan faktor resiko potensial untuk terjadinya atonia uteri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paritas dengan kejadian atonia uteri di Rumah Sakit Umum Daerah Bali Mandara Provinsi Bali tahun 2024. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional dan menggunakan total sampling pada 94 ibu bersalin. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari rekam medik pasien. Analisis data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Koefisien Kontingensi (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas re$sponde$n pada pe$ne$litian ini de$ngan paritas multipara se$banyak 51 orang (54,3%), te$rdapat 19 ibu be$rsalin (20,2%) me$ngalami atonia ute$ri, dan terdapat hubungan yang signifikan antara paritas ibu bersalin (nilai-p = 0,000) dengan kejadian atonia uteri dengan nilai korelasi 0,457 menunjukkan kekuatan hubungan sedang dimana semakin sering ibu melahirkan maka resiko kejadian atonia uteri semakin besar. Paritas tinggi perlu menjadi sorotan bagi tenaga kesehatan terkait pencegahan atonia uteri dan ibu hamil disarankan untuk merencanakan kehamilannya untuk mencegah faktor resiko dari atonia uteri oleh karena paritas serta peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengeksplorasi faktor risiko lain terkait atonia uteri.
Copyrights © 2026