Permasalahan utama dalam produksi benih tanaman paria (Momordica charantia L.) adalah rendahnya persentase penyerbukan dan kurang optimalnya pembentukan biji yang berdampak pada produksi dan mutu benih yang dihasilkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan produksi benih melalui penambahan unsur mikro Boron dan unsur makro K yang berfungsi dalam peningkatan produksi dan mutu benih. Studi ini bertujuan untuk mengkaji dampak pemberian dosis pupuk Boron dan konsentrasi pupuk KNO3 terhadap hasil produksi dan kualitas benih paria bersari bebas. Penelitian dilaksanakan pada Juli hingga Oktober 2025 di Rambipuji, Jember, Jawa Timur. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan diulang 3 kali. Faktor pertama berupa aplikasi dosis pupuk Boron (B): 0 kg/ha (B0), 1 kg/ha (B1), dan 2 kg/ha (B2). Faktor kedua adalah pemberian konsentrasi pupuk KNO3 (K): 5 g/liter (K1), 10 g/liter (K2), dan 15 g/liter (K3). Data yang didapatkan diolah menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara dosis pupuk Boron 2 kg/ha dan konsentrasi pupuk KNO3 15 g/liter (B2K3) memberikan pengaruh paling baik terhadap parameter Jumlah benih perbuah yaitu 31,52 butir, jumlah benih bernas yaitu 30,11 butir, potensi produksi per Ha yaitu 429,81 kg. Aplikasi pupuk Boron dan KNO₃ memberikan pengaruh positif terhadap produksi benih paria bersari bebas, terutama melalui peningkatan jumlah benih per buah yang selanjutnya berkontribusi terhadap peningkatan produksi benih per hektar.
Copyrights © 2026