Abstrak Stabilitas suhu tubuh bayi merupakan hal yang sangat krusial, terutama bagi bayi prematur yang belum mampu mempertahankan keseimbangan termalnya sendiri. Pada penelitian ini, dieksplorasi algoritma kendali Proportional-Integral-Derivative (PID) yang diimplementasikan secara langsung pada Human–Machine Interface (HMI) Nextion untuk mengatur suhu infant warmer. Berbeda dengan sistem konvensional yang menempatkan perhitungan utama PID pada mikrokontroler dan HMI hanya berfungsi sebagai tampilan, metode ini mengintegrasikan logika PID langsung ke dalam HMI, sehingga berpotensi mengurangi beban mikrokontroler, meminimalkan keterlambatan komunikasi, serta menyederhanakan arsitektur perangkat keras. Tiga kali percobaan dilakukan pada setpoint konstan sebesar 37 °C dengan kombinasi parameter PID yang berbeda dalam konfigurasi eksperimen yang sama. Parameter respons suhu seperti rise time, settling time, persentase overshoot, dan steady-state error diukur dan dibandingkan. Hasil menunjukkan bahwa dengan parameter Kp = 1,50, Ki = 0,05, dan Kd = 1,50, sistem mencapai kondisi tunak sebesar 36,97 °C dengan overshoot sebesar 2,16% dan waktu settling sekitar 7 menit, serta memenuhi persyaratan sistem pemanas neonatal. Hasil ini mengonfirmasi bahwa kendali PID yang dijalankan langsung pada HMI Nextion mampu menghasilkan performa pengaturan suhu yang sebanding dengan implementasi berbasis mikrokontroler konvensional, sekaligus meningkatkan kesederhanaan sistem dan efisiensi kode. Pendekatan ini menjadi alternatif yang baik untuk pengembangan infant warmer portabel berdaya rendah maupun sistem kendali termal embedded lainnya. Kata kunci: kendali tertanam, perawatan neonatal, respon overshoot, antarmuka cerdas, sistem termal
Copyrights © 2026