Indonesia adalah negara agraris dengan beras sebagai makanan pokok utama. Salah satu sentra pertanian padi di provinsi lampung adalah Desa Sukoharjo I dengan luas lahan persawahan 127 ha. Untuk menghasikan panen padi yang maksimal, petani memiliki kendala, diantaranya harga pupuk kimia yang mahal. Selain itu, juga menghasilkan limbah pertanian. Untuk itu dikembangkanlah pupuk organik cair dari limbah pertanian. Petani memiliki kesulitan dalam membuat pupuk cair, terutama dalam proses pengadukan dan monitoring suhu. Tujuan kegiatan ini ialah meningkatkan keterampilan petani dalam pembuatan pupuk organik cair. Kegaitan dilakukan selama 3 bulan dari bulan Agustus hingga November 2024, melibatkan 20 orang. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari sosialisasi, diskusi, tanya jawab, demonstrasi dan praktik. Evaluasi kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra kelompok sebesar 75.45 % dan keterampilan sebesar 90.62 %. Dengan demikian, pengabdian ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pembuatan pupuk organik cair dan  aplikasi alat.
Copyrights © 2026