Penanganan pasca panen merupakan tahap krusial dalam rantai produksi pertanian yang memengaruhi kualitas dan daya simpan hasil. Permasalahan utama terletak pada sistem penyimpanan yang belum mampu mengontrol suhu dan kelembapan secara optimal. Seiring perkembangan teknologi, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT) menjadi solusi inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran AI dalam optimalisasi penyimpanan pasca panen, khususnya pada monitoring lingkungan, efisiensi operasional, serta prediksi kerusakan dan umur simpan produk. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel ilmiah periode 2020-2025 yang diperoleh dari Google Scholar, dengan enam artikel terpilih sesuai kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan akurasi monitoring suhu dan kelembapan secara real-time melalui integrasi sensor IoT. Selain itu, AI meningkatkan efisiensi operasional melalui sistem prediktif berbasis machine learning serta mampu memprediksi kerusakan dan umur simpan produk secara akurat menggunakan algoritma seperti Convolutional Neural Network (CNN), Long Short-Term Memory (LSTM), dan Artificial Neural Network (ANN). Implementasi teknologi ini terbukti memperpanjang umur simpan, mengurangi kerusakan, serta meningkatkan nilai ekonomi produk pertanian. Dengan demikian, AI berpotensi besar dalam mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.
Copyrights © 2026