Kurikulum Merdeka yang diperkenalkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 2020 memerlukan perubahan paradigma pembelajaran dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Tirawuta menghadapi beberapa tantangan, terutama dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Berdasarkan analisis kebutuhan, guru mengalami kesulitan dalam memahami konsep pembelajaran berdiferensiasi dan jarang melakukan asesmen diagnostik sebagai tahapan awal proses pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru terkait pengimplementasian Kurikulum Merdeka, meningkatkan pemahaman guru tentang metode pembelajaran berdiferensiasi, serta memanfaatkan website profiling peserta didik sebagai alat bantu dalam melaksanakan asesmen diagnostik. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan (analisis kebutuhan, penetapan tujuan, dan penyusunan materi), pelaksanaan (penyampaian materi dengan metode bervariasi, pemberian contoh penerapan, dan fasilitasi latihan), serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang konsep pembelajaran berdiferensiasi dan pemanfaatan website EduPersonalNavigator sebagai alat bantu profiling peserta didik. Website ini memungkinkan guru melakukan asesmen diagnostik untuk mengidentifikasi kesiapan belajar, minat, dan profil belajar siswa secara komprehensif. Integrasi metode pembelajaran berdiferensiasi berbasis website ini terbukti efektif dalam mendukung guru mengoptimalkan kompetensi dalam pengimplementasian Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berdiferensiasi di SMA Negeri 1 Tirawuta.
Copyrights © 2026