Penggunaan pupuk menjadi faktor penting dalam menunjang produktivitas pertanian. Namun, penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan menurunkan kualitas tanah. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pupuk yang lebih ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan limbah rumah tangga berupa air cucian beras sebagai pupuk organik cair (POC). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah air cucian beras menjadi POC yang bermanfaat bagi pertanian. Sasaran pengabdian merupakan kelompok tani Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan workshop pembuatan POC. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Februari 2026 dengan melibatkan 31 anggota kelompok tani. Tahapan kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi pembuatan POC melalui fermentasi menggunakan EM4 dan molase, serta evaluasi melalui pengisian angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya ketertarikan peserta untuk membuat POC secara mandiri. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat, tetapi juga mendorong penerapan pertanian ramah lingkungan, mengurangi limbah rumah tangga, serta menekan biaya produksi pertanian.
Copyrights © 2026