Era Society 5.0 menuntut Madrasah Ibtidaiyah untuk mengintegrasikan adaptasi teknologi dengan penguatan nilai-nilai religius dan pendidikan karakter. Namun, penelitian mengenai integrasi sistematis hidden practices pesantren sebagai inovasi pembelajaran berbasis ekosistem di Madrasah Ibtidaiyah masih terbatas, khususnya yang mengkaji implikasinya terhadap kepercayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain library research melalui analisis tematik-reflektif untuk mengkaji integrasi hidden practices pesantren dalam kerangka Ecosystem-Based Learning (EBL) pada konteks Society 5.0. Hasil kajian menunjukkan bahwa hidden practices pesantren—meliputi internalisasi nilai, keteladanan, pembiasaan religius, dan kolaborasi sosial—secara efektif mentransformasi pembelajaran Madrasah Ibtidaiyah menuju model pembelajaran berbasis ekosistem yang holistik. Transformasi ini memperkuat pembentukan karakter religius peserta didik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Madrasah Ibtidaiyah sebagai lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini berkontribusi dengan mengajukan model konseptual integrasi hidden practices pesantren berbasis EBL yang dapat menjadi rujukan teoretis dan praktis bagi pengembangan inovasi pembelajaran serta penguatan legitimasi kelembagaan pendidikan dasar Islam.
Copyrights © 2026