Ketersediaan dan kualitas air di unit utilitas memegang peranan penting dalam mendukung kelancaran dan efisiensi operasional produksi di industri. Demineralizer plant adalah salah satu unit penting dalam water treatment plant yang bertugas menghasilkan air demineralisasi sesuai standar operasional. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi performa resin guna meningkatkan efisiensi proses demineralizer plant pada Unit Utilities HDC #940. Metodologi penelitian meliputi evaluasi total ion kation dan anion pada air baku yang diolah terhadap Total Exchange Capacity (TEC) aktual resin serta menghitung operasional cost produksi demin water. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis laboratorium dan pengukuran lapangan di PT. Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit II Dumai pada September 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TEC desain untuk cation exchanger sebesar 12.000 eq dengan beban ion desain 2,7232 eq/m³, sedangkan beban ion aktual sebesar 0,2381 eq/m³. Untuk anion exchanger, TEC desain sebesar 15.400 eq dengan beban ion desain 1,1240 eq/m³ dan beban ion aktual 0,3482 eq/m³. Pada kondisi aktual, flow demin dan service time masing-masing 153 m³/jam dan 27 jam, sedangkan pada desain 180 m³/jam dan 24 jam. Dari produksi air demin sebesar 323.305,46 m³ per bulan dengan harga jual Rp 20.000, diperoleh total revenue sebesar Rp 6.466.109.211. Total biaya operasional aktual sebesar Rp 2.175.091.643 menghasilkan margin operasional sebesar Rp 4.291.017.567 per bulan, menunjukkan keuntungan bersih dari kondisi produksi aktual.
Copyrights © 2026