Produktivitas tanaman sawi hijau di Indonesia mengalami fluktuasi dalam lima tahun terakhir, diduga akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebih dan penurunan kesuburan tanah. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan dengan penggunaan PGPR dan pupuk kascing yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi konsentrasi PGPR dan dosis pupuk kascing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dua faktor dengan 12 ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi PGPR yang terdiri atas 4 taraf yaitu 0 mL L-1, 15 mL L-1, 30 mL L-1, dan 45 mL L-1. Faktor kedua yaitu dosis pupuk kascing yang terdiri atas 3 taraf yaitu 75 g polybag-1, 150 g polybag-1, dan 225 g polybag-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi konsentrasi PGPR dan dosis pupuk kascing terhadap variabel berat segar akar, berat kering akar, berat kering total tanaman, SWR dan RWR. Pemberian konsentrasi PGPR 15 mL L-1 memiliki rata-rata tertinggi terhadap parameter jumlah daun, berat segar tajuk, berat segar total tanaman, berat kering tajuk. Pemberian dosis pupuk kascing 225 g polybag-1 memiliki rata-rata tertinggi terhadap parameter jumlah daun, luas daun, berat segar tajuk, berat segar total tanaman, berat kering tajuk.
Copyrights © 2026