Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama fermentasi melalui proses Mosto terhadap kadar kafein, total padatan terlarut, dan total asam bubuk kopi Arabika Gayo pada tingkat sangrai medium. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan lama fermentasi, yaitu 0 hari, 20 hari, 25 hari, dan 30 hari. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati. Nilai kadar kafein menurun dari 1,12% (0 hari) menjadi 0,97% (30 hari), sedangkan total padatan terlarut meningkat dari 1,29% menjadi 1,48%, dan total asam meningkat dari 0,54% menjadi 1,82%. Perlakuan 30 hari fermentasi memberikan hasil terbaik dengan keseimbangan komposisi kimia yang mendukung mutu cita rasa kopi yang kompleks dan seimbang secara sensori. Fermentasi selama 30 hari pada proses Mosto direkomendasikan sebagai durasi optimum untuk meningkatkan kualitas kimia dan citarasa bubuk kopi Arabika Gayo.
Copyrights © 2026