Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan kajian toleransi dan ketaatan kepada pemimpin dalam Islam yang selama ini diposisikan secara terpisah dan parsial, sehingga belum menghasilkan kerangka konseptual yang integratif dalam perspektif kemaslahatan umat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konseptual antara toleransi dan ketaatan kepada pemimpin dalam pemikiran Islam, serta merumuskan model integratif yang kontekstual bagi masyarakat Muslim modern. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-normatif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap literatur klasik dan kontemporer, kemudian dianalisis melalui reduksi, klasifikasi tematik, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toleransi berfungsi sebagai prinsip etis dalam membangun relasi sosial yang harmonis di tengah pluralitas, sedangkan ketaatan kepada pemimpin berperan sebagai mekanisme normatif untuk menjaga stabilitas dan legitimasi otoritas. Keduanya tidak berada dalam relasi yang saling menegasikan, melainkan saling melengkapi dalam mewujudkan tatanan sosial yang adil dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Temuan penelitian juga menunjukkan adanya pergeseran aksentuasi normatif dalam wacana kontemporer yang lebih menekankan dimensi partisipatif dan akuntabilitas publik dalam memahami ketaatan bersyarat. Dengan demikian, penelitian ini menawarkan kerangka konseptual integratif yang dapat menjadi rujukan teoretis dan praktis dalam memperkuat kohesi sosial dan tata kelola pemerintahan berbasis nilai-nilai Islam
Copyrights © 2026