Penelitian ini dilakukan untuk memahami seberapa besar peran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dalam membentuk disiplin kerja sekaligus meningkatkan kinerja aparatur di Kantor Kecamatan Singkut. Pengujian dilakukan baik secara terpisah maupun secara bersamaan guna memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai hubungan antarvariabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei sebagai teknik pengumpulan data. Untuk menganalisis hubungan antarvariabel, digunakan Generalized Linear Model (GLM) sehingga dapat diketahui seberapa besar kontribusi TPP terhadap disiplin kerja dan kinerja pegawai. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara individual TPP memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap disiplin kerja, dengan kontribusi sebesar 69,3%. Terhadap kinerja pegawai, pengaruhnya juga signifikan, meskipun sedikit lebih rendah, yakni sebesar 59,1%. Ketika kedua variabel dependen diuji secara simultan, kontribusi TPP tercatat sebesar 33%. Temuan ini mengisyaratkan bahwa TPP memang memiliki peran penting, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas disiplin dan kinerja aparatur. Artinya, peningkatan performa pegawai juga dipengaruhi oleh aspek lain seperti kepemimpinan, budaya organisasi, dan sistem pengawasan yang diterapkan.
Copyrights © 2026