Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan masyarakat, baik di tingkat global maupun nasional. Pengendalian hipertensi memerlukan keterlibatan aktif keluarga sebagai unit terdekat penderita, terutama dalam mendukung perubahan gaya hidup dan kepatuhan pengobatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian keluarga dalam pengendalian hipertensi di Desa Tanah Datar, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Kegiatan dilaksanakan melalui dua kali pertemuan dengan melibatkan 42 keluarga yang memiliki anggota keluarga penderita hipertensi. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan curah pendapat, dengan media presentasi dan modul pengendalian hipertensi. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar hipertensi, komplikasi, perawatan hipertensi dalam keluarga, serta lima tugas keluarga dalam pengendalian hipertensi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemandirian keluarga dalam pengendalian hipertensi, ditandai dengan kemampuan keluarga menjelaskan dan menerapkan upaya pengaturan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, pemantauan kepatuhan minum obat, serta pemberian dukungan psikososial untuk mencegah stres. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis keluarga efektif dalam meningkatkan kemandirian keluarga dalam pengendalian hipertensi dan berpotensi mendukung upaya pencegahan komplikasi hipertensi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026