Irigasi yang efektif sangat penting untuk memenuhi kebutuhan air tanaman sekaligus mencegah penguapan berlebih dan kekurangan air. Praktik konvensional seringkali menyebabkan pemborosan air dan pupuk sehingga menurunkan efisiensi produksi pertanian, Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan sistem drip irrigation berbasis Internet of Things (IoT) dan energi terbarukan meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi pada budidaya kubis di Kelompok Tani Bangkit Merbabu. Sistem ini mengintegrasikan sensor kelembapan tanah, suhu, dan kelembapan udara yang terhubung ke mikrokontroler untuk melakukan monitoring dan kontrol otomatis. Irigasi dan fertigasi dijadwalkan sesuai kebutuhan tanaman dengan mode otomatis. Hasil penerapan menunjukkan bahwa sistem fertigasi tetes berbasis IoT mampu meningkatkan efisiensi waktu kerja sebesar 80%, dibandingkan metode konvensional, dengan penghematan air mencapai 40%. Penerapan sistem ini menunjukkan potensi signifikan dalam mengoptimalkan sumber daya pertanian, meningkatkan produktivitas, serta mendukung penerapan pertanian presisi dan berkelanjutan berbasis energi terbarukan.
Copyrights © 2026