Fon; Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 21 No 2 (2025)

KILIR LIDAH PADA PODHUB #CLOSETHEDOOR DI YOUTUBE

Nadila Devi Tsabita (Universitas Muhammadiyah Jember)
Fitri Amilia (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jember, indonesia, Jl. Karimata No.49 Jember 68121 Telp. 0331- 336728 Fax. 337957 Kotak Pos 104)
Astri Widyaruli Anggraeni (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jember, indonesia, Jl. Karimata No.49 Jember 68121 Telp. 0331- 336728 Fax. 337957 Kotak Pos 104)



Article Info

Publish Date
04 Dec 2025

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena kilir lidah dalam percakapan spontan pada podcast Podhub #CloseTheDoor di YouTube dengan menggunakan pendekatan psikolinguistik. Fokus utama penelitian diarahkan pada jenis-jenis kilir lidah yang muncul, disertai penjelasan singkat mengenai faktor penyebabnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan dua kategori utama kilir lidah. Pertama, kilir lidah seleksi yang mencakup semantik dan malapropisme. Kilir lidah semantik muncul karena pemilihan kata yang masih berada dalam medan makna yang sama, sedangkan malapropisme terjadi akibat kemiripan bunyi antar kata. Kedua, kilir lidah assembling yang terdiri atas antisipasi, transposisi, dan perseverasi. Antisipasi ditandai dengan kemunculan bunyi lebih awal, transposisi berupa pertukaran posisi bunyi atau suku kata, dan perseverasi ditandai pengulangan bunyi dari segmen sebelumnya. Faktor pemicu utama meliputi spontanitas percakapan, kedekatan semantik, kemiripan fonologis, serta tekanan kognitif. Dengan demikian, temuan ini menegaskan bahwa kilir lidah merupakan fenomena sistematis yang merefleksikan mekanisme produksi bahasa lisan dalam komunikasi digital. KATA KUNCI: kilir lidah, psikolinguistik, youtube   SLIPS OF THE TONGUE IN PODHUB #CLOSETHEDOOR ON YOUTUBE   ABSTRACT: This study aims to analyze the phenomenon of slips of the tongue in spontaneous conversations on the Podhub #CloseTheDoor podcast on YouTube using a psycholinguistic approach. The main focus is on identifying the types of slips of the tongue, with additional notes on their causes. The study employed a descriptive qualitative method with observation and note-taking techniques. The findings reveal two main categories of slips of the tongue. The first is selection slips, including semantic slips and malapropism. Semantic slips occur when words from the same semantic field are mistakenly selected, while malapropism arises from phonological similarity. The second is assembling slips, consisting of anticipation, transposition, and perseveration. Anticipation occurs when a sound appears too early, transposition involves exchanging the position of sounds or syllables, and perseveration is marked by the repetition of a previous sound. Contributing factors include conversational spontaneity, semantic proximity, phonological resemblance, and cognitive pressure. These findings confirm that slips of the tongue are systematic phenomena reflecting the mechanisms of spoken language production in digital communication. KEYWORDS: slips of the tongue, psycholinguistics,, youtube Diterima: 1 Oktober 2025 Direvisi: - Disetujui: 1 Oktober 2025 Dipublikasi: 30 Oktober 2025 Pustaka  : Tsabita, N. D., Amilia, F., & Anggraeni, A. W. (2025). Kilir lidah pada PodHub #CloseTheDoor di YouTube. Jurnal Fon Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2), 606-623.  Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.  

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

pub

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Jurnal ini memuat artikel dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Indonesia serta sastra Indonesia. Ruang lingkup penelitian mencakup penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama, bahasa kedua, maupun bahasa asing. Penelitian dapat dilakukan di jenjang ...