Fon; Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 22 No 1 (2026)

KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI KARYA BRIAN KHRISNA MENGGUNAKAN PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA

Mufidah Yasya' Hayati (Universitas Mulawarman)
Alfian Rokhmansyah (Universitas Mulawarman)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2026

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur kepribadian tokoh utama dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud. Fokus utama kajian ini adalah mengungkap dinamika id, ego, dan superego yang melandasi perkembangan karakter tokoh Ale. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap data tekstual berupa narasi dan dialog dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian Ale dibentuk oleh interaksi dialektis antara ketiga komponen psikis tersebut. Id merepresentasikan dorongan impulsif akibat trauma, sementara ego berkembang sebagai mediator realitas yang melakukan kalkulasi logis, dan superego berfungsi sebagai pengawas moral yang menginternalisasi nilai-nilai kesopanan serta empati. Ditemukan adanya perkembangan persepsi psikologis yang signifikan pada tokoh Ale, di mana terjadi transformasi dari fase keterpurukan emosional menuju perbaikan psikologis yang positif. Kematangan emosional ini dicapai melalui keberhasilan ego dan superego dalam mengelola impuls destruktif, yang menunjukkan proses pendewasaan tokoh dalam menghadapi konflik batin dan realitas kehidupan. KATA KUNCI: Kepribadian; psikoanalisis; Sigmund Freud; tokoh utama; novel.     PERSONALITY OF THE MAIN CHARACTER IN BRIAN KHRISNA'S SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI: A LITERARY PSYCHOLOGY APPROACH     ABSTRACT: This study aims to analyze the personality structure of the main character in the novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati by Brian Khrisna using Sigmund Freud's psychoanalytic approach. The primary focus of this research is to uncover the dynamics of the id, ego, and superego that underlie the character development of Ale. The method employed is descriptive qualitative with content analysis techniques applied to textual data, including narrations and dialogues within the novel. The results indicate that Ale's personality is shaped by the dialectical interaction between these three psychic components. The id represents impulsive drives resulting from trauma, while the ego develops as a reality mediator performing logical calculations, and the superego functions as a moral supervisor internalizing values of politeness and empathy. The study found a significant development in Ale's psychological perception, marked by a transformation from a phase of emotional distress toward positive psychological improvement. This emotional maturity is achieved through the success of the ego and superego in managing destructive impulses, reflecting the character's maturation process in facing internal conflicts and life's realities. KEYWORDS: Personality; psychoanalysis; Sigmund Freud; main character; novel.  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pub

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Jurnal ini memuat artikel dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Indonesia serta sastra Indonesia. Ruang lingkup penelitian mencakup penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama, bahasa kedua, maupun bahasa asing. Penelitian dapat dilakukan di jenjang ...