Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sering menghadapi kendala berupa perbedaan kemampuan fisik siswa yang berdampak pada rendahnya partisipasi dan kepercayaan diri sebagian siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas modifikasi aktivitas fisik dalam meningkatkan partisipasi dan kepercayaan diri siswa pada pembelajaran PJOK. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Subjek penelitian terdiri atas 29 siswa sekolah dasar dan satu guru PJOK. Data kuantitatif diperoleh melalui tes lari 40 meter dan tes lempar–tangkap bola yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi kemampuan fisik siswa yang cukup lebar, yang memengaruhi tingkat partisipasi dan kepercayaan diri. Modifikasi aktivitas fisik terbukti mampu meningkatkan partisipasi siswa secara lebih merata dan menumbuhkan kepercayaan diri dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini menegaskan pentingnya modifikasi aktivitas fisik untuk menciptakan pembelajaran PJOK yang inklusif.
Copyrights © 2026