Jurnal Inen Paer
Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Inen Paer Edisi Juni

HUBUNGAN ANTARA KETERBATASAN LAHAN DAN KETERBATASAN EKONOMI DENGAN KETAHANAN PANGAN PETANI DI DESA TEDUH DI ERA PENDEMI COVID-19

Muhlis Adi Putra (Universitas Sebelas Maret)
Bagus Haryono (Universitas Sebelas Maret, Surakarta)



Article Info

Publish Date
03 Jul 2024

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan antara keterbatasan lahan dan keterbatasan ekonomi dengan ketahanan pangan petani yang berada di Desa Teduh di era Covid-19. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori masyarakat resiko Ulrich Beck. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif berjenis eksplanatif. Data dikumpulkan melalui survei. Populasi penelitian ini adalah petani Desa Teduh, Kecamatan Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat sebanyak 698 orang. Sampel diambil secara random sampling sebanyak 30 orang. Data dianalisis menggunakan pearson product moment sederhana dan ganda dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan signifikan pada α=0,05 antara keterbatasan lahan dan keterbatasan ekonomi sebesar -0,765; hubungan antara keterbatasan lahan dengan ketahanan pangan sebesar 0,023; hubungan secara bersama-sama antara keterbatasan lahan dan kerentanan ekonomi dengan ketahanan pangan sebesar 59,1 %. Sisanya sebesar 40,9 % merupakan pengaruh variabel lain di luar model. Hasil menarik penelitian ini pada saat pandemi covid-19 semakin tingginya resiko ketahanan pangan, disertai kerusakan komoditas menjadikan pendapatan petani kian menurun, dan terganggunya keseimbangan pengeluaran dan pendapatan, terbukti telah mengakibatkan melemahkan ketahanan pangan yang terwujud dalam perubahan pada pola makan petani mereka. Teori masyarakat resiko makin menegaskan bahwa semakin terbatasnya lahan petani dan kerentanan ekonomi, terbukti semakin beresiko pada melemahnya ketahanan pangan mereka.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jip

Publisher

Subject

Social Sciences Other

Description

Jurnal Inen Paer terbit dua kali setahun, pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini meliputi kajian sosial, kebudayaan, pendidikan, ekologi, politik, seni, ekonomi, antropologi, filsafat, sastra dan sejarah. Jurnal ini bisa diakses secara terbuka yang berarti bahwa semua konten yang tersedia bebas ...