Skizofrenia adalah penyakit gangguan jiwa berat dapat mempengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku individu dengan gejala positif dan negatif. Obat yang diberikan dapat berupa obat tunggal maupun kombinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran jenis kelamin dan usia, penggunaan kombinasi obat, kejadian interaksi, tingkat keparahan dan mekanisme potensi interaksi. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Jiwa dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor pada bulan November 2023 – Mei 2024. Sampel penelitian yang digunakan adalah rekam medis pasien skizofrenia dengan kriteria inklusi berupa pasien rawat inap skizofrenia, menerima obat antipsikotik, berusia 20-60 tahun. Hasil penelitian dari 49 sampel menunjukkan bahwa pasien skizofrenia terbanyak merupakan pasien laki-laki 38 pasien (77%), dan rentang usia terbanyak di 26-35 tahun yaitu 19 pasien (39%). Pemberian antipsikotik sejumlah 6 pasien (12%) mendapatkan kombinasi 2 obat, 27 pasien (55%) dengan kombinasi 3 obat, dan 16 pasien (33%) sisanya mendapatkan kombinasi 4 obat. Mekanisme potensi interaksi obat yang ditemukan sebanyak 24 (14%) potensi kejadian farmakokinetik dan 129 (86%) potensi kejadian farmakodinamik. Tingkat keparahan potensi interaksi sebanyak 19 (12%) termasuk ke dalam kategori mayor dan 134 (88%) kejadian berpotensi memiliki interaksi moderat.
Copyrights © 2024