Diare merupakan terjadinya buang air besar dengan konsistensi tinja lebih encer dari biasanya, denganfrekuensi 3 kali dalam sehari atau lebih dalam 24 jam. Dalam penatalaksanaan diare pada balita, obatyang digunakan terdiri dari oralit dan zink. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ketepatanpengobatan pada pasien diare balita di Puskesmas Bogor Selatan. Penelitian ini dilakukanmenggunakan metode deksriptif yang bersifat retrospktif dengan pendekatan cross sectional. Datapenelitian ini diambil dari data sekunder berupa data rekam medik pasien, dengan periode September– Desember 2020.Sampel yang diambil sebanyak 106 pasien dengan metode total sampling. Adapunhasil penelitian menunjukkan, usia paling banyak 2-3 tahun (54%), jenis kelamin laki-laki (61%),penggunaan oralit (38%), zink (1%), dan oralit+zink (61%). Evaluasi penggunaan obat oral padapasien diare balita; Evaluasi tepat pemilihan obat oralit, zink, dan oralit+zink terdapat 100% sudahtepat; Evaluasi tepat pemberian dosis oralit, zink, dan oralit+zink terdapat 97%, 100%, dan 74% tidaktepat dosis; Evaluasi tepat interval/frekuensi zink 100% sudah tepat, oralit dan oralit+zink terdapat97% dan 74% tidak tepat; Evaluasi tepat lama pemberian oralit, zink, dan oralit+zink terdapat 100%sudah tepat.
Copyrights © 2024