Perubahan paradigma kefarmasian dari drug oriented menjadi patient oriented menuntut apoteker ikut bertanggung jawab terhadap keberhasilan terapi pada pasien. Sehingga apoteker harus lebih aktif memberikan edukasi pada pasien di sarana pelayanan Kesehatan maupun terjun langsung di masyarakat melalui kegiatan kepada masyarakat. Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat meliputi hal-hal pokok terkait obat yang digunakan yaitu Dapatkan Gunakan Simpan Buang (DAGUSIBU). Tujuan pemberian edukasi memberikan pengetahuan cara mendapat obat, menggunakan obat, menyimpan obat serta membuang obat yang benar sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan proses penyembuhan dan terhindar dari penggunaan obat yang tidak tepat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan kepada kelompok usia lansia yang pada umumnya menderita penyakit kronis atau masyarakat yang mempunyai penyakit yang harus rutin menggunakan obat untuk penyakitnya. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara memberikan edukasi tentang DAGUSIBU, memberikan konsultasi terkait obat dan penyakit masing masing pasien, dan pemberian obat suplemen vitamin B gratis.
Copyrights © 2025