Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dan guru dalam pembelajaran unsur proses IPAS di Kelas IV SD Negeri Kleco II Surakarta dan upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dan guru masih mengalami kesulitan dalam pembelajaran IPAS. Peserta didik mengalami kesulitan dalam mengamati, menanya dan memperkirakan, merencanakan dan melakukan penyelidikan, mengolah dan menganalisis data dan informasi, mengevaluasi dan melakukan refleksi, serta mengkomunikasikan hasil. Guru mengalami kesulitan dalam menganalisis CP, merumuskan CP menjadi TP, menyusun ATP, dan merancang pembelajaran, pembelajaran berdiferensiasi belum optimal, kesulitan dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran IPAS. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan siswa adalah mendiagnosis, menjelaskan kembali materi, melakukan kegiatan remedial dan pengayaan, memberikan kesempatan kepada siswa untuk menuliskan pertanyaan di buku catatan, dan menyampaikannya di depan kelas. Sebaliknya, siswa lain diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan, membimbing siswa untuk terlibat langsung dalam penyelidikan, dan memberikan tugas dan latihan secara berkala. Upaya mengatasi kendala guru antara lain dengan meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, berperan aktif dalam Kelompok Kerja Guru (KKG), pendampingan dan pembinaan kepala sekolah, mengikuti pelatihan atau workshop, serta melakukan pengembangan diri secara mandiri.
Copyrights © 2026