PENA AKUATIKA : JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Vol. 25 No. 1 (2026): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN

Pengaruh Kepadatan Terhadap Tingkat Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Dalam Sistem Transportasi Tertutup Selama Empat Jam: The Effect of Stocking Density on The Survival Rate of Nile Tilapia (Oreochromis niloticus) Fingerlings in a Closed Transportation System

Leony Putwie Maudina Sova (Universitas Dr Soetomo, Fakultas Pertanian, Budidaya Perairan, Surabaya)
Nurul Hayati (Universitas Dr. Soetomo)
Didik Budiyanto (Universitas Dr. Soetomo)



Article Info

Publish Date
08 Apr 2026

Abstract

Kepadatan tebar yang tinggi dapat mempercepat penurunan kualitas air selama transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepadatan tebar terhadap kelangsungan hidup benih ikan nila (Oreochromis niloticus) selama transportasi tertutup empat jam dan menentukan kepadatan optimalnya. Penelitian menggunakan empat perlakuan kepadatan (60, 70, 80, dan 90 ekor per wadah) dengan enam ulangan. Parameter yang diamati meliputi kelangsungan hidup, suhu, dan pH air sebelum dan sesudah transportasi. Analisis data menggunakan ANOVA dan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup (p < 0.001). Kelangsungan hidup mencapai 100% pada kepadatan 60 dan 70 ekor, sedangkan pada kepadatan 80 ekor menurun menjadi 97.80% dan pada 90 ekor turun menjadi 92.40%. Suhu meningkat dari 25–26 °C menjadi 28–30 °C dan pH menurun dari 6.83–7.07 menjadi 6.22–6.56 serta penurunan DO dari 7.7–7.8 mg/L menjadi 7.0 mg/L (P1), 6.5 mg/L (P2), 6.0 mg/L (P3), dan 5.5 mg/L (P4). Kepadatan optimal yang direkomendasikan adalah 60–70 ekor per wadah. Kata kunci: benih ikan nila, kepadatan tebar, transportasi tertutup, kelangsungan hidup, kualitas air

Copyrights © 2026