Penyakit kronik seperti hipertensi, diabetes melitus, dan asam urat merupakan masalah kesehatan yang banyak ditemukan di masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi faktor utama keterlambatan diagnosis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan cek kesehatan gratis sebagai upaya deteksi dini penyakit kronik pada masyarakat Desa Lapoa, Kecamatan Tinanggea. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan partisipatif melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan, observasi, wawancara, serta evaluasi hasil pemeriksaan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan cek kesehatan gratis mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatannya serta mendorong perilaku kontrol kesehatan secara rutin. Sebagian masyarakat yang mengikuti kegiatan diketahui memiliki indikasi awal penyakit kronik. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa cek kesehatan gratis efektif sebagai strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2026