Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Humas Pemerintah Desa Senuro Barat dalam mengatasi krisis sampah serta mengidentifikasi hambatan dalam pelaksanaan komunikasi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan masih didominasi oleh pola komunikasi satu arah (Press Agentry/Publicity) yang berfokus pada penyampaian informasi melalui rapat desa dan media publikasi. Strategi ini efektif dalam penyebaran informasi, namun belum mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat secara optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan umpan balik, rendahnya kesadaran masyarakat, serta minimnya penggunaan media komunikasi interaktif. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian komunikasi publik di tingkat pemerintahan desa dalam konteks krisis lingkungan. Penelitian ini memberikan rekomendasi pengembangan strategi komunikasi yang lebih dialogis, partisipatif, dan berbasis media interaktif guna meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan
Copyrights © 2026