JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research
Vol 11, No 1 (2026): Articles In-Press

Adjusment Dosis pada Pengobatan Tuberculosis Paru Terkonfirmasi Bakteriologis dengan Gangguan Fungsi Ginjal: Case Report Study

Tri Tanayawati (Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya, Surabaya, Indonesia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Rajekwesi, Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia)
Rika Yulia (Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya, Surabaya, Indonesia)
Fauna Herawati (Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya, Surabaya, Indonesia)
Januari Erik (Instalasi Farmasi, RSUP Dr. Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia)
Umi Fatmawati (Instalasi Farmasi, RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia)
Marisca Evalina Gondokesumo (Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya, Surabaya, Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Apr 2026

Abstract

Pengobatan Tuberculosis (TB) secara signifikan mempengaruhi fungsi ginjal karena banyak obat TB diekskresikan melalui ginjal. Akibatnya, pada pasien dengan chronic kidney disease (CKD), dosis pemberian yang tidak tepat akan berujung pada kegagalan terapi atau meningkatnya efek samping. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penyesuaian dosis obat antituberkulosis (OAT), berbasis fungsi ginjal terhadap keamanan dan luaran klinis pada pasien TB dengan CKD stadium lanjut.  Seorang pasien sesak nafas selama 3 bulan terdiagnosis sebagai Tuberculosis (TB) paru terkonfirmasi bakteriologis yang sedang terapi antituberkulosis (OAT), Acute Kidney Injury (AKI) dd Acute on Chronic Kidney Disease (ACKD) mendapatkan terapi obat antituberkulosis (OAT) yang sudah dilakukan penyesuaian dosis berdasarkan nilai klirens kreatinin yaitu rifampisin 600 mg dan isoniazid 300 mg diberikan masing-masing tiap 24 jam. Pirazinamid 1250 mg dan etambutol 1000 mg diberikan 3x seminggu (senin, rabu, jumat. Hasil ini menunjukkan bahwa penyesuaian dosis berdasarkan fungsi ginjal untuk pasien CKD menghasilkan hasil yang baik dalam 11.0 mg/dL turun menjadi 8.3 mg/dL hal kemanjuran terapi yang serupa dengan pasien non-CKD. Penyesuaian dosis OAT berbasis fungsi ginjal meningkatkan keamanan terapi tanpa mengurangi efektivitas pengobatan. Pemantauan fungsi ginjal secara berkala direkomendasikan untuk mengoptimalkan luaran klinis dan mencegah toksisitas obat pada pasien tuberkulosis dengan CKD.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpscr

Publisher

Subject

Environmental Science Public Health

Description

Journal of Pharmaceutical Science And Clinical Research (e-ISSN 2503-331x) offers a forum for publishing the original research articles, review articles from contributors, and the novel technology news related to pharmaceutical science and clinical research. Scientific articles dealing with natural ...