Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada transportasi massal menghadapi tantangan meningkatnya volume penumpang dan tekanan operasional yang memengaruhi perilaku kerja. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Behaviour-Based Safety (BBS) berbasis web sebagai sistem sosio-teknis yang terintegrasi dengan prinsip High Reliability Organization (HRO) di Stasiun Dukuh Atas BNI, MRT Jakarta. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi BBS berbasis web ditentukan oleh integrasi empat elemen utama, yaitu desain teknologi yang berorientasi pada pengguna, proses observasi operasional yang terstruktur, kapasitas sumber daya manusia yang didukung psychological safety, serta budaya organisasi yang mendorong pembelajaran berkelanjutan. Kepemimpinan yang terlihat, transparansi mekanisme feedback-to-action, dan ritualisasi pembelajaran kolektif berperan penting dalam mentransformasi BBS dari alat pengawasan menjadi mekanisme penguatan collective mindfulness dan pembelajaran organisasi. Penelitian ini memperkaya literatur HRO, sistem sosioteknis, dan transformasi digital dalam konteks keselamatan transportasi massal.
Copyrights © 2026