Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut menghasilkan lulusan yang siap kerja, namun kesesuaian antara kurikulum dan kebutuhan industri (link and match) masih belum optimal. Di SMKN 1 Pancung Soal, rendahnya kompetensi siswa pada sistem penerangan sepeda motor disebabkan oleh keterbatasan media praktikum yang tersedia di sekolah. Hal ini sangat berdampak pada kurang optimalnya pemahaman dan keterampilan pada siswa dalam pembelajaran praktik. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dalam meningkatkan kompetensi siswa melalui pengembangan media pembelajaran berbasis simulator sistem penerangan sepeda motor. Metode yang digunakan meliputi rancang bangun simulator, pelatihan penggunaan kepada siswa dan guru, serta uji coba untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam pembelajaran. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan keaktifan siswa sebesar 70% dan peningkatan pemahaman sebesar 73%. Selain itu, lebih dari 80% siswa mengalami peningkatan keterampilan praktik. Dengan demikian, penggunaan simulator terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa serta mendukung kesiapan kerja lulusan SMK sesuai kebutuhan industri. Kata Kunci: Rancang, Simulator, Penerangan, SMK, Pancung Soal
Copyrights © 2026