Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya minat perempuan mengikuti program fitness, tidak hanya untuk menjaga kesehatan tetapi juga untuk membentuk citra tubuh yang ideal. Kondisi tersebut berkaitan dengan tingkat self-esteem yang dimiliki individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dengan body image pada perempuan yang mengikuti program fitness di Salatiga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 41 perempuan berusia 18–25 tahun yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa skala body image yang diadaptasi dari MBSRQ-AS dan skala self-esteem Rosenberg. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson Product Moment menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara Self-Esteem dengan Body image (r = 0,379; p = 0,015). Artinya, semakin tinggi self-esteem individu maka semakin positif Body image yang terbentuk, demikian pula sebaliknya. Temuan ini menegaskan bahwa faktor psikologis seperti self-esteem berperan penting dalam pembentukan Body image yang sehat pada perempuan yang aktif mengikuti fitness. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya dukungan psikologis selain aktivitas fisik dalam meningkatkan penerimaan diri dan kesejahteraan perempuan
Copyrights © 2026