Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dampak kinerja keuangan dan jenis badan usaha terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kinerja Finansial yang digunakan mencakup Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Current Ratio (CR). Sementara itu, jenis badan usaha dibagi menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan yang bukan BUMN. Metode yang diterapkan ialah pendekatan kuantitatif melalui analisis regresi linear ganda yang melibatkan variabel dummy. Data Diperoleh dari laporan keuangan delapan perusahaan yang tercatat di pasar saham Indonesia antara tahun 2019 hingga 2023 serta informasi Produk Domestik Bruto (PDB) dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersamaan maupun secara terpisah, variabel ROA, ROE, CR, serta jenis badan usaha tidak mempunyai pengaruh signifikan kepada pertumbuhan ekonomi nasional. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan perusahaan dan status kepemilikan tidak mampu menjadi faktor kunci yang berperan dalam mendorong perkembangan ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan kombinasi kebijakan pemerintah dan strategi perusahaan agar kinerja keuangan dapat memberikan kontribusi signifikan untuk pertumbuhan ekonomi.
Copyrights © 2026