Dermatitis kontak merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang sering dialami petani rumput laut akibat paparan air laut, bahan organik, serta pekerjaan basah dalam durasi lama. Kondisi ini berpotensi menurunkan produktivitas dan kualitas hidup apabila tidak dilakukan upaya pencegahan yang memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani rumput laut tentang bahaya dermatitis dan langkah pencegahannya di Dusun Ongkoa, Desa Laikang, Kabupaten Takalar. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif dan diskusi, disertai pembagian media edukasi. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test pada 25 responden. Hasil analisis uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan median skor pengetahuan dari 32 menjadi 34 dengan nilai p=0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penyuluhan. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan efektif meningkatkan pemahaman petani terkait faktor risiko, gejala, dan pencegahan dermatitis. Kegiatan edukatif yang berkelanjutan sangat penting sebagai strategi promotif dan preventif dalam upaya perlindungan kesehatan kerja petani rumput laut.
Copyrights © 2026