Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap perilaku individualisme di lingkungan kampus serta mengkaji fenomena tersebut dalam perspektif sila kedua Pancasila. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, studi pustaka, dan dokumentasi, dengan informan mahasiswa aktif di Universitas Negeri Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku individualisme di kalangan mahasiswa ditandai dengan rendahnya interaksi sosial, kurangnya kerja sama, serta menurunnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Faktor penyebabnya meliputi perkembangan teknologi, media sosial, persaingan akademik, serta kurangnya komunikasi antar mahasiswa. Dalam perspektif sila kedua Pancasila, perilaku individualisme yang berlebihan dinilai tidak sesuai karena dapat mengurangi nilai empati, kepedulian, dan sikap saling menghargai. Meskipun demikian, individualisme masih dapat diterima dalam batas tertentu selama tidak merugikan orang lain. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan kampus guna menciptakan interaksi sosial yang lebih harmonis.
Copyrights © 2026