Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan egaliter dan feodal terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja dalam konteks perusahaan perkebunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data survei dari 150 karyawan PT Sumatera Sawit Lestari. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan langsung dan efek mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan egaliter memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja dan kinerja karyawan, baik secara langsung maupun melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Gaya kepemimpinan feodal terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja tetapi tidak terhadap kinerja karyawan, dan arah efek mediasi tidak konsisten dengan hipotesis awal. Motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan memainkan peran penting sebagai mekanisme yang menghubungkan kepemimpinan dan kinerja. Keunikan penelitian ini terletak pada perbandingan eksplisit antara kepemimpinan egaliter dan feodal dalam konteks budaya organisasi perkebunan di Indonesia, serta pengintegrasian Teori Penentuan Diri untuk menjelaskan peran mediasi motivasi kerja. Dalam praktiknya, perusahaan disarankan untuk memperkuat praktik kepemimpinan egaliter dan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung untuk meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026