Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dalam sepak bola terhadap aktivitas fisik dan kebugaran siswa di SMP Negeri 18 Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi-eksperimental dengan pretest dan posttest pada kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah siswa kelas delapan yang dipilih dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas fisik, pengukuran denyut jantung saat berolahraga, dan Tes Kebugaran Siswa Nusantara (TKPN). Analisis data menggunakan uji-t dan skor gain untuk menentukan perbedaan dan peningkatan hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model PBL secara signifikan meningkatkan aktivitas fisik dan meningkatkan komponen kebugaran fisik siswa secara lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL cocok sebagai pendekatan pembelajaran aktif alternatif dalam sepak bola untuk mengoptimalkan keterlibatan siswa dan hasil pembelajaran fisik.
Copyrights © 2026